PESAN PERLAWANAN

SAJAK PEMBEBASAN BUAT HIMAS


Kawan..!
Kita didik bukan untuk diam
Kita dilahirkan bukan untuk diri sendiri
Tapi kita didik untuk bergerak dalam perubahan
Kita dilahirkan untuk mereka yang tertindas, tereksploitasi
Terdzalalimi, termarjinalkan oleh pemimpin atas nama rakyat
Rakyat digilas oleh para kapitalis atas nama kesejahteraan
Westernisme, budaya barat menggurita atas nama peradaban
Memporak-porandakan nilai-nilai ke-Tuhan-an
Moralitas bangsa jauh dari keadaban dan etika agama
Para pemimpin kerah putih mensinerjikan dalam lingkaran setan
Para birokrasi berlidung dibalik jubah sahwat kekuasaan
Mengenyangkan perut, menghisap uang rakyat
Kawan…!!
Manusia terdidik adalah manusia yang mengedepankan moralitas agama
Bukan morallitas kebiadaban yang kering akan nilai-nilai humanisme religius
Wahai....cendia Muda, berjuanglah bersama rakyat untuk pembebasan karena pembebasan adalah pilihan
Pilihan yang harus dipertanggung jawabkan
Bagimu pembebasan adalah perbuatan
Pembebasan adalah perlawanan
Pembebasan adalah perjuangan, dan;
Pemebebasan adalah pengorbanan
HIMAS, berjuanglah untuk pembebasan rakyat
dan sandarkanlah semuanya kepada Sang Maha Kehendak

Sapeken,18 Agustus 2008
Pukul 20.29 AM
By. Syaifuddin.

Surat-Surat bijak
Oleh: Evi Vidahrtini

Perkawinan
memang memiliki banyak kesusahan, tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan. Buka matamu lebar-lebar sebelum menikah dan biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya. Menikahi pria atau wanita karena kecantikannya sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya. Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah hati seorang wanita. Tuhan Maha baik memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.

Demikian juga jika kamu terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kamu tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang ! mulailah dimana kamu berada sekarang dengan apa adanya. Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk kita cintai tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya. Begitu juga persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga. Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kehilangannya. Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya. Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga kita. Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan, tapi jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lan...tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai di waktu kamu susah. Namun kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.

Karena semua manusia itu baik kalau kamu bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kamu bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kamu tidak bisa melihat keduanya. Begitu juga kebijakan, kebijakan itu seperti cairan, kegunaanya terletak pada penerapan yang benar, orang yang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal, sedangkan orang bodoh seringkali berhasil dengan melakukan tindakan tepat. Dan kebijaksanaan sejati tidak datang dari pikiran saja, tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta. Tak seorangpun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Meyedihkan apabila melihat orang bersikeras bahwa mereka benar, meskipun terbukti salah. Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita adaalh perkara kecil dibanding dengan apa yang berada didalam kita.

Kamu tidak bisa mengubah masa lalu, tetapi kamu dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan. Bila kamu mengisi hati kamu dengan penyesalan di masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kamu tidak memiliki hari ini untuk kamu syukuri. Jika kamu berpikir hari kemarin tanpa rasa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut, berarti kamu sudah berada di jalan benar menuju sukses


Warna persahabatan ^-^



Di suatu masa warna-warna muali bertengkar

Semua warna menganggap dirinyalah yang terbaik

Yang paling penting

Yang paling bermanfaat

Yang paling disukai

Hijau berkata: “ Jelas akulah yang terpenting.

Aku adalah pertanda kehidupan dan harapan.

Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan dan dedaunan.

Tanpa aku, semua hewan akan mati.

Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna yang mayoritas...”

Biru menginterupsi :

Kamu hanya berpikir tentang bumi,

pertimbangkanlah langit dan samudra luas.

Airlah yang menjadi dasar kehidupan dan

Awan mengambil kekuatan dari kedalaman lautan.

Langit memberikan ruang dan kedamaian dan ketenangan.

Tanpa kedamaian, kamu tidak akan menjadi apa-apa”

Kuning cekikikan :

Kalian serius amat sih?

Aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia.

Matahari berwarna kuning dan bintang-bintang berwarna kuning.

Setiap kali kau melihat bunga matahari,

Seluruh dunia mulai tersenyum.

Tanpa aku, dunia tidak ada kesenangan”

Oranye menyusul dengan meniupkan terompetnya:

Aku adalah warna kesehatan dan kekuatan.

Aku jarang, tetapi aku berharga karena aku mengisi kebutuhan kehidupan manusia

Aku membawa vitamin-vitamin terpenting.

Pikirkanlah wortel, labu, jeruk, mangga dan pepaya.

Aku tidak ada dimana-mana setiap saat,

Tetapi aku mengisi lazuardi saat fajar atau saat matahari terbenam.

Keindahanku begitu menakubkan

Hingga tak seorangpun dari kalian akan terbetik di pikiran orang”

Merah tidak bisa diam lebih lama dan berteriak:

Aku adalah pemimpin kalian. Aku adalah darah-darah kehidupan!

Aku adalah warna bahaya dan keberanian.

Aku membawa api ke dalam darah.

Tanpa aku, bumi akan kosong laksana bulan.

Aku adalah warna hasrat cinta, mawar merah, poisentia dan bunga poppy.

Ungu bangkit dan berdiri setinggi-tingginya ia mampu:

Aku adalah warna kerajaan dan kekuasaan.

Raja, pemimpin dan para uskup memilih aku

sebagai pertanda otoritas dan kebijaksanaan.

Tidak seorangpun menentangku.

Mereka mendengarkan dan menuruti kehendakku”

Akhirnya Nila berbicara lebih pelan dari yang lainnya,

namun dengan kekuatan niat yang sama:

Pikirkanlah tentang aku. Aku warna diam.

Kalian jarang memperhatikan adaku, namun tanpaku kalian semua menjadi dangkal.

Aku merepresentasikan pemikiran dan refleksi,

Matahari terbenam dan kedalaman lautan.

Kalian membutuhkan aku untuk keseimbangan dan kontras,

Untuk doa dan ketentraman batin”

Jadi, semua warna terus menyombongkan diri,

Masing-masing yakin akan superioritas dirinya.

Perdebatan mereka semakin keras.

Tiba-tiba, sinar halilintar melintas membutakan.

Guruh menggelegar. Hujan mulai turun tanpa ampun.

Warna-warna bersedeku bersama ketakutan,

berdekatan satu sama lain mencari ketenangan.

Di tengah gemuruh, hujan berbicara:

Warna-warna tolol, kalian bertengkar satu sama lain, masing-masing

ingin mendominasi yang lain. Tidakkah kalian tahu bahwa kalian masing-masing

diciptakan untuk tujuan khusus, unik dan berbeda?

Berpegang tanganlah dan mendekat kepadaku!”

Menuruti perintah,

warna-warna berpegangan tangan mendekati hujan,

yang kemudian berkata:

Mulai sekarang, setiap kali hujan mengguyur,

masing-masing dari kalian akan membusurkan diri sepanjang langit

bagai busur warna sebagai pengingat bahwa kalian semua

dapat hidup bersama dalam kedamaian.

Pelangi adalah pertanda harapan hari esok”

Jadi, setiap kali hujan deras menotok membasahi dunia

Dan saat pelangi memunculkan diri di angkasa

Marilah kita mengingat untuk selalu menghargai satu sama lain

Masing-masing kita mempunyai sesuatu yang unik

Kita semua diberikan kelebihan untuk membuat perubahan di dunia.

Dan saat kita menyadari pemberian itu, lewat kekuatan visi kita,

Kita memperoleh kemampuan untuk membentuk masa depan...

Persahabatan itu bagaikan pelangi:

Merah bagaikan buah apel, terasa manis didalamnya.

Jingga bagaikan kobaran api yang tak akan pernah padam.

Kuning bagaikan mentari yang menyinari hari-hari kita.

Hijau bagaikan tanaman yang tumbuh subur.

Biru bagaikan air yang jernih.

Ungu bagaikan kuntum bunga yang merekah.

Nila-lembayung bagaikan mimpi-mimpi yang mengisi kalbu...

THE-END


SEMOGA BERMANFAAT....

CHAYO...HIMAS!!!!!!!!!!!!